Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Sekolah : SMK Muhammadiyah 9 Mata Pelajaran : Al Islam (Al Qur’an) Kelas/ Semester : X/1 Alokasi Waktu : 2 x 45 menit Unit : Standar Kompetensi : Memahami ayat-ayat Al-Qur’an dan Al-Hadits tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi; keikhlasan dalam beribadah ; tentang harta dan tanggung jawab Kompetensi Dasar : Memahami ayat-ayat Al-Qur’an dan Al-Hadits tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi yang terrdapat dalam . Al-Baqarah: 30, Al-Mukminun: 12-14, Az-Zariyat: 56 dan An-Nahl : 78 Indikator : 1) Memahami tentangg huruf hijaiyah / abjad dan tanda baca 2) Menunjukkan contoh bacaan yang mengandung hukum ikhfa’, iqlab, izhar, idghom, dan qolqolah 3) Menulis dan megartikan dalam ayat-ayat al-Qur’an dengan benar yang terrdapat dalam Q.S. Al Baqarah 30,Q.S Al Mu’minun 12-14Q.S. Adz-Dzariyat 56 .S. An Nahl 78 4) Memperaktekan prilaku manusia sebagai khalifah dimuka bumi Tujuan Pembelajaran Siswa dapat Memahami tentangg huruf hijaiyah / abjad dan tanda baca, contoh bacaan yang mengandung hukum ikhfa’, iqlab, izhar, idghom, dan qolqolah,Menulis dan megartikan dalam ayat-ayat al-Qur’an dengan benar yang terrdapat dalam Q.S. Al Baqarah 30,Q.S Al Mu’minun 12-14,Q.S. Adz-Dzariyat 56 .QS. An Nahl 78 Materi Pembelajaran                      •          Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Para Malaikat: “Sesungguhnya aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, Padahal Kami Senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (Q.S. Al Baqarah : 30).         Dan Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. (Q.S. Al Mu’minuun : 12)      •  Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim) (Q.S. Al Mu’minuun :13) .             •                         وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ Dan Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. kemudian Kami jadikan Dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta yang paling baik. (Q.S. Al Mu’Minun : 12,13,14)        Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. (Q.S. Adz Dzariat : 56)     •             Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam Keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur. (Q.S. An Nahl : 78) Metode Pembelajaran 1. Pemodelan 2. Tanya jawab 3. Inkuiri 4. Demonstrasi Langkah-langkah Pembelajaran No. Kegiatan I. Kegiatan awal 1. Guru mendata siswa yang belum bisa membaca Al-Qur’an 2. Guru dan siswa bertanya jawab berkompetnsi dalam kebaikan II. Kegiatan inti Siswa diajak membuat membaca sesuai tajwid tentangg huruf hijaiyah / abjad dan tanda baca, contoh bacaan yang mengandung hukum ikhfa’, iqlab, izhar, idghom, dan qolqolah,Menulis dan megartikan dalam ayat-ayat al-Qur’an dengan benar yang terrdapat dalam Q.S. Al Baqarah 30,Q.S Al Mu’minun 12-14,Q.S. Adz-Dzariyat 56 .QS. An Nahl 78 Memperaktekan prilaku manusia sebagai khalifah dimuka bumi III. Kegiatan penutup 1. Siswa menyimpulkan 2. Siswa mendapat tugas untuk mempresentsaikan Media dan Sumber Belajar Sumber: Al Qur’an terjemahan dan hadits Buku Paket Tauhid PP Majlis Dikdasmen Muhammadiyah Alat: Kaset OHP/komputer,LCD, VCD ayat-ayat yang berhubungan prilaku manusia sebagai khalifah dimuka bumi Bahan: LKS, Bahan Presentasi Penilaian 1. Teknik : tes 3. Soal/ instrumen : No Bentuk penilaian Instrumen Skor 1. Test tulis Jelaskan pengertian berkompetnsi dalam kebaikan? 1 Terjemahkan وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الأرْضِ خَلِيفَةً قَالُوا أَتَجْعَلُ فِيهَا مَنْ يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لا تَعْلَمُونَ 5 Terjemahkan َواللَّهُ أَخْرَجَكُمْ مِنْ بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ لا تَعْلَمُونَ شَيْئًا وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالأبْصَارَ وَالأفْئِدَةَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ 4 Penilaian Performance demonstrasi Nama siswa :………………………………… No Aspek Penilaian Indikator Deskriptor Skor Diri sendiri Teman Guru 1. Ketram-pilan dalam Mempraktekkan Materi Menunjukkan tanda-tanda penghayatan terhadap manusia sebagai khalifah dimuka bumi dalam perilaku sehari 1. Lancar 2. Mudah dipahami 3. Efektif 1 1 1 1. Jawaban relevan 2. Jawaban te-pat dan jelas 1 1 Instrumen Penilaian No Nama Materi al Qur ’an Komponen Total Ket. 1 2 3 1 Membaca dengan benar 2 Membaca dengan benar 3 Membaca dengan benar 4 Membaca dengan benar Malang, 12 Juli 2011 Mengetahui : Kepala SMK Muhammadiyah 9 Pembuat RPP, Wagir Malang Narwaji, S.Pd Santoko NBM. 1049794 NBM. 977180 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Sekolah : SMK Muhammadiyah 9 Mata Pelajaran : Al Islam (Al Qur’an) Kelas/ Semester : X/1 Alokasi Waktu : 2 x 45 menit Unit : Standar Kompetensi : Memahami ayat-ayat Al-Qur’an dan Al-Hadits tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi; keikhlasan dalam beribadah ; tentang harta dan tanggung jawab Kompetensi Dasar : Memahami ayat-ayat Al-Qur’an dan Al-Hadits tentang keikhlasan dalam beribadah yang terdapat dalam QS. Al-An’am: 162-163, Al Baqarah : 21 dan Al-Bayyinah : 5. Indikator : o Membaca Q.S. Al-An’am 162-163, Q.S. Al-Baqarah 21, Al Bayyinah 5 o Menjelaskan isi kandungan ayat-ayat tentang keikhlasan dalam Ibadah o Menampilkan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam QS. Al-An’am:162-163, Al Baqarah : 21 dan Al-Bayyinah: 5 Tujuan Pembelajaran Siswa dapat Memahami tentangg huruf hijaiyah / abjad dan tanda baca, contoh bacaan yang terkandung dalam Q.S. Al-An’am 162-163, Q.S. Al-Baqarah 21, Al Bayyinah 5, keikhlasan dalam Ibadah Materi Pembelajaran                      •          Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Para Malaikat: “Sesungguhnya aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, Padahal Kami Senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (Q.S. Al Baqoroh 30).         Dan Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah.(Q.S. Al Mu’minun 12).      •  Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). (Q.S. Al Mu’minun 13)              •                         Dan Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. kemudian Kami jadikan Dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta yang paling baik. (Q.S. Al Mu’Minun 12,13,14)        Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. II. Metode Pembelajaran 1. Pemodelan 2. Tanya jawab 3. Inkuiri 4. Demonstrasi III. Langkah-langkah Pembelajaran No. Kegiatan I. Kegiatan awal 1. Guru mendata siswa yang belum bisa membaca Al-Qur’an 2. Guru dan siswa bertanya jawab berkompetnsi dalam kebaikan II. Kegiatan inti Siswa diajak membuat membaca sesuai tajwid tentangg huruf hijaiyah / abjad dan tanda baca, contoh bacaan yang mengandung hukum ikhfa’, iqlab, izhar, idgham, dan qolqolah,Menulis dan megartikan dalam ayat-ayat al-Qur’an dengan benar yang terrdapat dalam Q.S. Al Baqarah 30,Q.S Al Mu’minun 12-14,Q.S. Adz-Dzariyat 56 .QS. An Nahl 78 Memperaktekan prilaku manusia sebagai keikhlasan dalam Ibadah III. Kegiatan penutup 3. Siswa menyimpulkan 4. Siswa mendapat tugas untuk mempresentsaikan V. Media dan Sumber Belajar Sumber: Al Qur’an terjemahan dan hadits Buku Paket Al Islam PP Majlis Dikdasmen Muhammadiyah dan PWM Jatim Alat: Kaset OHP/komputer,LCD, VCD ayat-ayat yang berhubungan prilaku manusia sebagai khalifah dimuka bumi Bahan: LKS, Bahan Presentasi IV. Penilaian 1. Teknik : tes 3. Soal/ instrumen : No Bentuk penilaian Instrumen Skor 1. Test tulis Jelaskan pengertian berkompetensi dalam kebaikan? 1 Terjemahkan وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الأرْضِ خَلِيفَةً قَالُوا أَتَجْعَلُ فِيهَا مَنْ يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لا تَعْلَمُونَ 5 Terjemahkan َواللَّهُ أَخْرَجَكُمْ مِنْ بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ لا تَعْلَمُونَ شَيْئًا وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالأبْصَارَ وَالأفْئِدَةَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ 4 Penilaian Performance Demonstrasi Nama siswa :………………………………… No Aspek Penilaian Indikator Deskriptor Skor Diri sendiri Teman Guru 1. Ketram-pilan dalam Mempraktekkan Materi Menunjukkan Al-Qur’an dan Al-Hadits tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi; 1. Lancar 2. Mudah dipahami 3. Efektif 1 1 1 1. Jawaban relevan 2. Jawaban tepat dan jelas 1 1 Instrumen Penilaian No Nama Materi al Qur ’an Komponen Total Ket. 1 2 3 1 Membaca dengan benar 2 Membaca dengan benar 3 Membaca dengan benar 4 Membaca dengan benar Malang, 12 Juli 2011 Mengetahui : Kepala SMK Muhammadiyah 9 Pembuat RPP, Wagir Malang Narwaji, S.Pd Santoko NBM. 1049794 NBM. 977180 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Sekolah : SMK Muhammadiyah 9 Mata Pelajaran : Al Islam (Al Qur’an) Kelas/ Semester : X/1 Alokasi Waktu : 2 x 45 menit Unit : Standar Kompetensi : Memahami ayat-ayat Al-Qur’an dan Al-Hadits tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi; keikhlasan dalam beribadah ; tentang harta dan tanggung jawab Kompetensi Dasar : Memahami ayat-ayat Al-Qur’an dan Al-Hadits tentang harta dan tanggung jawab yang terdapat dalam QS. Al-Qosos: 77, QS. Al-Hasr: 7, QS. At-Tahrim: 76 dan QS. Maryam : 93-96. Indikator : • Menjelaskan isi kandungan QS. Al-Qosos: 77, QS. Al-Hasr: 7, QS. At-Tahrim: 76 dan QS. Maryam : 93-96. tentang harta benda dan tanggungjawab • Menyebutan perilaku yang sesuai dengan hadits yang berkaitan dengan harta dan tanggungjawab Tujuan Pembelajaran Siswa dapat Menjelaskan isi kandungan ayat-ayat serta berperilku sesuai dengan ayat dan hadits tentang harta benda dan tanggungjawab Q.S. Al-Qoshos 77, Q.S. Al-Hasyr 7 , At Tahrim 6-7, dan S.Mariyam 93 – 96 Materi Pembelajaran                          •      يَا أَيُّهَا الَّذِينَ Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. (Q.S. Al Qashas).         ••               Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (Q.S. At Tahrim 6)              Hai orang-orang kafir, janganlah kamu mengemukakan uzur pada hari ini. Sesungguhnya kamu hanya diberi Balasan menurut apa yang kamu kerjakan. (Q.S. At Tahrim 7) Metode Pembelajaran 1. Pemodelan 2. Tanya jawab 3. Inkuiri 4. Demonstrasi Langkah-langkah Pembelajaran No. Kegiatan I. Kegiatan awal Guru mendata siswa yang belum bisa membaca Al-Qur’an Guru dan siswa bertanya jawab Al-Qur’an dan Al-Hadits tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi; keikhlasan dalam beribadah ; II. Kegiatan inti Siswa dapat Menjelaskan isi kandungan ayat-ayat serta berperilku sesuai dengan ayat dan hadits tentang harta benda dan tanggungjawab Q.S. Al-Qoshos 77, Q.S. Al-Hasyr 7 , At Tahrim 6-7, dan S.Mariyam 93 – 96 III. Kegiatan penutup Siswa menyimpulkan Siswa mendapat tugas untuk mempresentsaikan Media dan Sumber Belajar Sumber: Al Qur’an terjemahan dan hadits Buku Paket Al Islam PP Majlis Dikdasmen Muhammadiyah dan PWM Jatim Alat: Kaset OHP/komputer, LCD, VCD ayat-ayat yang berhubungan prilaku manusia sebagai khalifah dimuka bumi Bahan: LKS, Bahan Presentasi Penilaian 1. Teknik : Tes 3. Soal/ instrumen : No Bentuk penilaian Instrumen Skor 1. Test tulis Jelaskan pengertian berkompetnsi dalam kebaikan? 1 Terjemahkan وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الآخِرَةَ وَلا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَأَحْسِنْ كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ وَلا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الأرْضِ إِنَّ اللَّهَ لا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ 5 Terjemahkan يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلائِكَةٌ غِلاظٌ شِدَادٌ لا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ 4 Penilaian Performance demonstrasi Nama siswa :………………………………… No Aspek Penilaian Indikator Deskriptor Skor Diri sendiri Teman Guru 1. Ketram-pilan dalam Mempraktekkan Materi Al-Qur’an dan Al-Hadits tentang keikhlasan dalam beribadah ; tentang harta dan tanggung jawab 1. Lancar 2. Mudah dipahami 3. Efektif 1 1 1 1. Jawaban relevan 2. Jawaban tepat dan jelas 1 1 Instrumen Penilaian No Nama Materi al Qur ’an Komponen Total Ket. 1 2 3 1 Membaca dengan benar 2 Membaca dengan benar 3 Membaca dengan benar 4 Membaca dengan benar Malang, 12 Juli 2011 Mengetahui : Kepala SMK Muhammadiyah 9 Pembuat RPP, Wagir Malang Narwaji, S.Pd Santoko NBM. 1049794 NBM. 977180 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Sekolah : SMK Muhammadiyah 9 Mata Pelajaran : Al Islam (Aqidah) Kelas/ Semester : X/1 Alokasi Waktu : 2 x 45 menit Unit : B Standar Kompetensi : Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat-sifatNya dalam Asmaul Husna serta pemahaman dienul Islam Kompetensi Dasar : Memahami keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat-sifatNya dalam Asmaul Husna Indikator : 1) Menjelaskan pengertian Asmaul husna 2) Menyebutkan 99 asmaul husna 3) Menjelaskan makna 5 asmaul husna Al ‘Adlu (An Nahl : 90) Al Ghaffar (Shad : ) Al Hakim (Az Zukhruf : 84) Al Malik (Al Mukminun : 116) Al Hasib (An Nisa : 86) 4) Menunjukkan tanda-tanda penghayatan terhadap asmaul husna dalam perilaku sehari -hari \Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menjelaskan pengertian Asmaul husnah (99 Nama Allah yang baik) serta menjelaskan 5 asmaul husna Al ‘Adlu, Al Ghaffar, Al Hakim, Al Malik, Al Hasib Materi Pembelajaran  •                  Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) Berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran. ( Q.S. An Nahl 90)              Dan Dialah Tuhan (yang disembah) di langit dan Tuhan (yang disembah) di bumi dan Dia-lah yang Maha Bijaksana lagi Maha mengetahui. (Q.S. Az Zukhruf 84) Metode Pembelajaran Pemodelan Tanya jawab Inkuiri Demonstrasi Langkah-langkah Pembelajaran No. Kegiatan I. Kegiatan awal Guru mendata siswa yang belum bisa membaca Al-Qur’an Guru dan siswa bertanya jawab Asmaul husnah II. Kegiatan inti Siswa diajak membuat peta konsep tentang asmaul husna tentang 1. Al ‘Adlu (An Nahl : 90) 2. Al Ghaffar (Shad : 90) 3. Al Hakim (Az Zukhruf : 84) 4. Al Malik (Al Mukmin : 116) 5. Al Hasib (An Nisa : 86) Siswa mendifinisikan masing-masing asmaul husnah tersebut diatas Siswa mengembangkan pokok-pokok tentang maksud asmaul husnah yang lima diatas III. Kegiatan penutup Siswa menyimpulkan Siswa mendapat tugas untuk mempresentsaikan Media dan Sumber Belajar Sumber: Al Qur’an terjemahan dan hadits Buku Paket Al Islam PP Majlis Dikdasmen Muhammadiyah dan PWM Jatim Alat: Kaset OHP/komputer,LCD, VCD ayat-ayat Bahan: LKS, Bahan Presentasi V. Penilaian 1. Teknik : tes 3. Soal/ instrumen : No Bentuk penilaian Instrumen Skor 1. Test tulis Jelaskan pengertian asmaul husnah? 1 Jelaskan 5 asmaul husnah Al ‘Adlu Al Ghaffar Al Hakim Al Malik Al Hasib 5 Terjemahkan يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ 4 Penilaian Performance demonstrasi Nama siswa :………………………………… No Aspek Penilaian Indikator Deskriptor Skor Diri sendiri Teman Guru 1. Ketram-pilan dalam Mempraktekkan Materi Menunjukkan tanda-tanda penghayatan terhadap asmaul husna dalam perilaku sehari hari 1. Lancar 2. Mudah dipahami 3. Efektif 1 1 1 1. Jawaban relevan 2. Jawaban tepat dan jelas 1 1 Instrumen Penilaian No Nama Materi Asmaul husnah Komponen Total Ket. 1 2 3 1 Ar Rahman 2 Ar Rahim 3 Al Adil 4 Al Ghofar Malang, 12 Juli 2011 Mengetahui : Kepala SMK Muhammadiyah 9 Pembuat RPP, Wagir Malang Narwaji, S.Pd Santoko NBM. 1049794 NBM. 977180 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Sekolah : SMK Muhammadiyah 9 Mata Pelajaran : Al Islam (Aqidah) Kelas/ Semester : X/1 Alokasi Waktu : 2 x 45 menit Unit : Standar Kompetensi : Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat-sifatNya dalam Asmaul Husna serta pemahaman dienul Islam Kompetensi Dasar : Memahami keimanan kepada Allah melalui dienul Islam Indikator : o Menjelaskan pengertian dienul Islam o Menjelaskan ruang lingkupajaran Islam o Menjelaskan hubungan manusia dengan agama o Menjelaskan Islam dalam kehidupan sehari-hari Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menjelaskan mengerti pengertian dienul Islam ,ruang lingkup ajaran Islam, hubungan manusia dengan agama, Islam dalam kehidupan sehari-hari Materi Pembelajaran                                            Dia telah mensyari’atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa Yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya). (Q.S. Asy Syura 13)    •                               ••     •         •  Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan Jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. (Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang Muslim dari dahulu[993], dan (begitu pula) dalam (Al Quran) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia, Maka dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allah. Dia adalah Pelindungmu, Maka Dialah Sebaik-baik pelindung dan sebaik- baik penolong.( Q.S. Al Hajj 78)                                               Apakah kamu tidak memperhatikan orang yang mendebat Ibrahim tentang Tuhannya (Allah) karena Allah telah memberikan kepada orang itu pemerintahan (kekuasaan). ketika Ibrahim mengatakan: “Tuhanku ialah yang menghidupkan dan mematikan,” orang itu berkata: “Saya dapat menghidupkan dan mematikan”.Ibrahim berkata: “Sesungguhnya Allah menerbitkan matahari dari timur, Maka terbitkanlah Dia dari barat,” lalu terdiamlah orang kafir itu; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. (Q.S. Al Baqoroh 258).             ••                       •   إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الإسْلامُ وَمَا اخْتَلَفَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ إِلا 112. Mereka diliputi kehinaan di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka berpegang kepada tali (agama) Allah dan tali (perjanjian) dengan manusia, dan mereka kembali mendapat kemurkaan dari Allah dan mereka diliputi kerendahan. yang demikian itu karena mereka kafir kepada ayat-ayat Allah dan membunuh Para Nabi tanpa alasan yang benar. yang demikian itu disebabkan mereka durhaka dan melampaui batas. [218] Maksudnya: perlindungan yang ditetapkan Allah dalam Al Quran dan perlindungan yang diberikan oleh pemerintah Islam atas mereka. [219] Yakni: ditimpa kehinaan, kerendahan, dan kemurkaan dari Allah.مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْعِلْمُ بَغْيًا بَيْنَهُمْ وَمَنْ يَكْفُرْ بِآيَاتِ اللَّهِ فَإِنَّ اللَّهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab[189] kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya Al-Qur’an, 003.019 (Ali Imran) وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الإسْلامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. Al-Qur’an, 003.085 (Ali Imran) Metode Pembelajaran 1. Diskusi 2. Tanya jawab 3. Inkuiri Langkah-langkah Pembelajaran No. Kegiatan I. Kegiatan awal Guru membimbing siswa membaca Q.S. Asy-Syuro 13, Al-An’am 153, Al-Hajj 78, Al-Baqarah 258, Ali Imran 112 (pokok-pokok Dinul Islam), Ali Imran 19, 85, Al-Maidah 3, al-A’raf 150, Al-An’am 153, Al-Baqarah 258, , Arrum 30 dan 40 (Keunggulan Dinul Islam), Al-Anbiya 107, At-Taubah 33, Al-Baqarah 30, Al-Ahzab 72 (Manfaat Dinul Islam). Guru bertanya tentang pokok-pokok Dinul Islam, Keunggulan Dinul Islam, Manfaat Dinul Islam berdasarkan dalil Alqur’an dan hadits II. Kegiatan inti Siswa diajak membuat peta konsep Q.S. Asy-Syuro 13, Al-An’am 153, Al-Haj 78, Al-Baqarah 258, Ali Imran 112 (pokok-pokok Dinul Islam), Ali Imran 19, 85, Al-Maidah 3, al-A’raf 150, Al-An’am 153, Al-Baqarah 258, , Arrum 30 dan 40 (Keunggulan Dinul Islam), Al-Anbiya 107, At-Taubah 33, Al-Baqarah 30, Al-Ahzab 72 (Manfaat Dinul Islam). Siswa mengembangkan pokok-pokok pokok-pokok Dinul Islam, Keunggulan Dinul Islam, Manfaat Dinul Islam berdasarkan dalil Alqur’an dan hadits III. Kegiatan penutup Siswa menyimpulkan Siswa mendapat tugas untuk mempresentsaikan Media dan Sumber Belajar Sumber: Al Qur’an terjemahan dan hadits Buku Paket Al Islam PP Majlis Dikdasmen Muhammadiyah dan PWM Jatim Alat: Kaset OHP/komputer,LCD, VCD ayat-ayat Bahan: LKS, Bahan Presentasi VI. Penilaian 1. Teknik : Tes 3. Soal/ instrumen : No Bentuk penilaian Instrumen Skor 1. Test tulis Jelaskan pengertian Al Din (agama)? 1 2 Jelaskan pengertian Al Dinul Islam? 1 3 Apa yang kamu ketahui tentang manfaat Dinul Islam 2 الْعِلْمُ بَغْيًا بَيْنَهُمْ وَمَنْ يَكْفُرْ إِ terjemahkan 3 Terjemahkan وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الإسْلامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِينَ 3 Malang, 12 Juli 2011 Mengetahui : Kepala SMK Muhammadiyah 9 Pembuat RPP, Wagir Malang Narwaji, S.Pd Santoko NBM. 1049794 NBM. 977180 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Sekolah : SMK Muhammadiyah 9 Mata Pelajaran : Al Islam (Akhlaq) Kelas/ Semester : X/1 Alokasi Waktu : 2 x 45 menit Unit : Standar Kompetensi: Membiasakan perilaku terpuji serta Menghindari perilaku tercela Kompetensi Dasar : Memahami perilaku terpuji serta Menghindari perilaku tercela Indikator : o Menyebutkan Ta’rif Akhlak dan macam-macamnya o Menjelaskan pengertian Husnuzhan o Menyebutkan contoh-contoh perilaku husnuzhan terhadap Allah, diri sendiri dan sesama manusia o Membiasakan perilaku husnuzhan terhadap ibu bapak, keluarga, guru, masyarakat dan lingkungan dalam kehidupan seharí-hari o Menjelaskan serta menunjukkasifat takkabur Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menjelaskan mengerti ,ta’rif Akhlak dan macam-macamnya ,pengertian husnuzhan contoh-contoh perilaku husnuzhan terhadap Allah, diri sendiri dan sesama manusia,membiasakan perilaku husnuzhan terhadap ibu bapak, keluarga, guru, masyarakat dan lingkungan dalam kehidupan seharí-hari Materi Pembelajaran Akhlaq menurut bahasa berasal dari kata Al khulqu ( الخلقُ ) artinya budi, tabiat atau sesuatu yang tersimpan dalam bathin. Akhlaq juga bisa berasal dari kata al kholqu ( الخلقُ ) artinya kejadian. Menurut istilah Akhlaq artinya Tingkah laku lahiriah yang diperbuat oleh manusia sebagai cerminan ( refleksi ) jiwa bahin manusia. Pembagian Akhlaq. Akhlaq ada dua macam : 1. Akhlaqul karimah./ mahmudah / akhlaq yang terpuji. 2. Akhlaqul Qobihah / akhlaq Mazmumah/ akhlaq yang tercela. Diantara akhlaqul karimah adalah ; 1. Husnudzan kepada Allah وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لأزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (QS. Ibrahim : 7) 2. Husnudzan kepada diri sendiri 3. Akhlaq terhadap Orang tua                         Dan Kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada dua orang ibu- bapaknya. dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, Maka janganlah kamu mengikuti keduanya. hanya kepada-Ku-lah kembalimu, lalu aku kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. (Q.S. Al ‘Ankabut : 8 ) 4. Akhlaq terhadap keluarga                 Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”. (Q.S. Al Luqman : 13) 5. Akhlaq terhadap Guru 6. Akhlaq terhadap tetangga 7. Akhlaq terhadap lingkngan Sifat takabur adalah sikap menganggap diri lebih dan meremehkan orang lain Menunjukkan dalil tentang takabur            •                    •      Aku akan memalingkan orang-orang yang menyombongkan dirinya di muka bumi tanpa alasan yang benar dari tanda-tanda kekuasaan-Ku. mereka jika melihat tiap-tiap ayat(Ku)[569], mereka tidak beriman kepadanya. dan jika mereka melihat jalan yang membawa kepada petunjuk, mereka tidak mau menempuhnya, tetapi jika mereka melihat jalan kesesatan, mereka terus memenempuhnya. yang demikian itu adalah karena mereka mendustakan ayat-ayat Kami dan mereka selalu lalai dari padanya. (Q.S. Al A’raaf :146) Metode Pembelajaran 1. Diskusi 2. Tanya jawab 3. Inkuiri Langkah-langkah Pembelajaran No. Kegiatan I. Kegiatan awal Guru membimbing siswa konsep pengertian akhlak menurut bahasa dan istilah Menjelaskan akhlakul karimah dan akhlakul qobihah Guru bertanya tentang konsep pengertian akhlak menurut bahasa dan istilahMenjelaskan akhlakul karimah dan akhlakul qobihah II. Kegiatan inti Siswa diajak mengkritisi tentang konsep pengertian akhlak menurut bahasa dan istilahMenjelaskan akhlakul karimah dan akhlakul qobihah III. Kegiatan penutu Siswa menyimpulkan Siswa mendapat tugas untuk mempresentsaikan Media dan Sumber Belajar Sumber: Al Qur’an terjemahan dan hadits Buku Paket Al Islam PP Majlis Dikdasmen Muhammadiyah dan PWM Jatim Alat: Kaset OHP/komputer,LCD, VCD ayat-ayat Bahan: LKS, Bahan Presentasi Penilaian 1. Teknik : Tes 3. Soal/ instrumen : No Bentuk penilaian Instrumen Skor 1. Test tulis Jelaskan pengertian Akhlaq ? Jelaskan ada dua macam ? 1 2 Jelaskan husnudzan kepada Allah dan terjemahkan dalil ini وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لأزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ 1 3 Apa yang kamu ketahui akhlaq terhadap Orang tua dan terjemahkan dalil ini وَوَصَّيْنَا الإنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حُسْنًا وَإِنْ جَاهَدَاكَ لِتُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلا تُطِعْهُمَا إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ 2 4 يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ terjemahkan 3 5 Terjemahkan وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ 3 Malang, 12 Juli 2011 Mengetahui : Kepala SMK Muhammadiyah 9 Pembuat RPP, Wagir Malang Narwaji, S.Pd Santoko NBM. 1049794 NBM. 977180 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Sekolah : SMK Muhammadiyah 9 Mata Pelajaran : Al Islam (Fiqih) Kelas/ Semester : X/1 Alokasi Waktu : 2 x 45 menit Unit : Standar Kompetensi : Memahami sumber hukum Islam; thoharoh ; kaifiyat sholat Kompetensi Dasar : Memahami sumber hukum Islam Indikator : o Menyebutkan pengertian kedudukan dan fungsi Al-Qur’an, Al Hadis sebagai sumber hukum Islam dan ijtihad sebagai metode penetapan hukum o Menjelaskan pengertian, kedudukan dan fungsi hukum taklifi dalam hukum Islam o Menerapkan hukum taklifi dalam kehidupan sehari-hari Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menjelaskan pengertian kedudukan dan fungsi Al-Qur’an, Al Hadis sebagai sumber hukum Islam dan ijtihad sebagai metode penetapan hukum, pengertian, kedudukan dan fungsi hukum taklifi dalam hukum Islam, serta menerapkan hukum taklifi dalam kehidupan sehari-hari Materi Pembelajaran Sumber hukum Islam                               Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. kemudian jika kamu berlainan Pendapat tentang sesuatu, Maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. (Q.S. An Nisa’: 59) Kedudukan Alqur’an sebagai hukum Islam yang pertama,       Dan taatilah Allah dan rasul, supaya kamu diberi rahmat. (Q.S. Ali Imran : 132) Sunnah adalah berarti cara, jalan. Menurut istilah adalah informasi yang di sandarkan kepada nabi Muhammad, baik perkataan, perbuatan maupun ketetapan. Sunnah juga disebut Hadits Hadits sebagai sumber hokum yang kedua setelah Al Qur’an 3. Ijtihad adalah berusaha dengan sungguh-sungguh untuk memecah suatu masalah yang tidak ada ketetapan hukumnya baik dalam Al qur’an maupun hadits Syarat Ijtihat a) Memiliki pengetahuan tentang ilmu Bahasa arab,tafsir, hadits dan ilmu ushul fiqih b) Mengetahui metodologi seperti qiyas dan ijma’ Pembagian hukum Islam 1. Wajib 2. Sunnah 3. Mubah 4. Makruh 5. Haram Metode Pembelajaran  Diskusi  Tanya jawab  Inkuiri Langkah-langkah Pembelajaran No. Kegiatan I. Kegiatan awal Guru membimbing siswa konsep pengertian kedudukan dan fungsi Al-Qur’an, Al Hadits sebagai sumber hukum Islam dan ijtihad sebagai metode penetapan hukum, pengertian, kedudukan dan fungsi hukum taklifi dalam hukum Islam Guru bertanya tentang konsep pengertian kedudukan dan fungsi Al-Qur’an, Al Hadis sebagai sumber hukum Islam dan ijtihad sebagai metode penetapan hukum, pengertian, kedudukan dan fungsi hukum taklifi dalam hukum Islam II. Kegiatan inti Siswa diajak mengkritisi tentang konsep pengertian kedudukan dan fungsi Al-Qur’an, Al Hadis sebagai sumber hukum Islam dan ijtihad sebagai metode penetapan hukum, pengertian, kedudukan dan fungsi hukum taklifi dalam hukum Islam Siswa mengembangkan konsep pengertian kedudukan dan fungsi Al-Qur’an, Al Hadis sebagai sumber hukum Islam dan ijtihad sebagai metode penetapan hukum, pengertian, kedudukan dan fungsi hukum taklifi dalam hukum Islam III. Kegiatan penutup Siswa menyimpulkan Siswa mendapat tugas untuk mempresentsaikan Media dan Sumber Belajar Sumber: Al Qur’an terjemahan dan hadits Buku Paket Al Islam PP Majlis Dikdasmen Muhammadiyah dan PWM Jatim Alat: Kaset OHP/komputer, LCD, VCD ayat-ayat Bahan: LKS, Bahan Presentasi Penilaian 1. Teknik : tes 3. Soal/ instrumen : No Bentuk penilaian Instrumen Skor 1. Test tulis Jelaskan pengertian Al Qur’an, ? 1 2 Jelaskan pengertian , hadits? 1 3 Apa yang kamu ketahui Ijtihad 2 4 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ أَطِيعُواْ اللّهَ وَأَطِيعُواْ الرَّسُولَ وَأُوْلِي الأَمْرِ مِنكُمْ فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللّهِ وَالرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلاً Terjemahkan 3 5 Terjemahkan وَأَطِيعُواْ اللّهَ وَالرَّسُولَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ 3 Malang, 12 Juli 2011 Mengetahui : Kepala SMK Muhammadiyah 9 Pembuat RPP, Wagir Malang Narwaji, S.Pd Santoko NBM. 1049794 NBM. 977180 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Sekolah : SMK Muhammadiyah 9 Mata Pelajaran : Al Islam (Fiqih) Kelas/ Semester : X/1 Alokasi Waktu : 2 x 45 menit Unit : C Standar Kompetensi : Memahami sumber hukum Islam; thoharoh ; kaifiyat sholat Kompetensi Dasar : Memahami; thoharoh ; kaifiyat sholat Indikator : o Menjelaskan konsep Toharoh o Menyebutkan ayat dan hadits yang menjadi dasar toharoh o Menjelaskan konsep sholat o Menerapkan ajaran tentang toharoh dan sholat dalam kehidupan sehari-hari Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menjelaskan,menyebut ,menerapkan thoharoh dalam kehidupan sehari hari Materi Pembelajaran Kata thaharah berasal dari bahasa arab : thaharatu, yang artinya (kata bahasa arab : annaddhoofatu) yaitu bersih, kebersihan atau bersuci. Thaharah menurut istilah syari’at Islam ialah suatu kegiatan mengerjakan suatu ibadah yang dituntut harus dalam keadaan suci seperti bersuci dari hadast dan najis sehingga seseorang diperbolehkan untuk shalat dan thawaf.                                                                 Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, Maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub Maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, Maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur. (Q.S. Al Maaidah :6) Macam – macam najis Najis yang dapat mencegah sahnya shalat ada kemungkinan melekat pada badan, pada pakaian atau tempat yang dipergunakan untuk shalat. Najis-najis itu terbagi menjadi 3 ( tiga ) macam, yaitu : Najis mukhafafah, artinya najis yang ringan Najis mutawasittah, artinya najis sedang Najis mughalladzah, artinya najis yang berat Berwudhu berdasarkan Q.s Al Maidah 6 “ Hai orang- orang yang beriman apabila kamu hendak mengerjakan shalat basuhlah mukamu dan tanganmu sampai siku dan sapulah kepalamu dan ( basuhlah ) kakimu sampai dengan kedua mata kaki Syarat Wudhu : 1. Islam 2. Orang yang mengerjakan wudhu harus sudah mumayis 3. Dengan menggunakan air mutlak 4. Tidak dalam keadaan haidh/nifas Rukun Wudhu : 1. Niat wudhu 2. Membasuh muka 3. Membasuh dua telapak tangan siku 4. Mengusap sebagian rambut 5. Membasuh kedua kaki-Mata kaki 6. Tertib Sunah Wudhu : 1. Membasuh kedua telapak tangan sampai pergelangan sambil membaca basmalah. 2. Membersihkan sela-sela jari kedua tangan. 3. Menggosok gigi dan berkumur-kumur. 4. Istinsyaqaq dan iatinsyar ( memasukkan air ke hidung dan mengeluarkannya kembali ). 5. Membasahi rambut kepala sampai merata yang diteruskan dangan memasukkan telunjuk tangan kanan ketelingan kanan dan telunjuk tangan kiri ke telinga kiri dengan dua buah ibu jari. 6. Mendahulukan anggota wudhu masing-masing tiga kali. 7. Memelihara agar percikan air wudhu tidak terkena pada anggota wudhu yang lain. 8. Tidak berbicara selama berwudhu kecuali jika setelah selesai berwudhu. 9. Tidak meminta tolong kepada orang lain dalam melaksanakan berwudhu. 10. Tidak menyeka / mengelap air wudhu setelah selesai berwudhu. 11. Mengahadap kiblat ketika berwudhu. 12. Menghadap kiblat setelah selesai berwudhu dan membaca doa berikut : اشهد ان لا اله الا الله وحده لا شريك له واشهد ان محمدا عبده ورسلو له. اللهم اجعلنى من التوابين واجعلنى من المتطهرين واجعلنى من عبادك الصالحين ( رواه احمد و مسلم والترميذي ) Artinya : “ Saya bersaksi sesungguhnya tiada Tuhan kecuali Allah Yang Maha Tunggal dan tiada sekutu bagi- Nya dan saya bersaksi sesungguhnya Nabi Muhammad adalah hamba- Nya dan utusan- Nya. Ya Allah jadikanlah saya termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah saya termasuk orang-orang yang suci dan jadikanlah saya termasuk golongan hamba-Mu yang shaleh ( baik-baik ) “ Sholat Shalat dalam bahasa Arab mempunyai beberapa arti yang berbeda sesuai dengan susunan kalimatnya. Dalam surat At-taubah 103 artinya Doa. Dalam surat al ahzab 34 shalat artinya rahmat dan permohonan. Sunnah-sunnah shalat. a. Mengangkat kedua tangan ketika takbiratul ikhram ketika akan ruku,i’tidal,berdiri dari tasyahud awal dengan mengucapkan . الله اكبرالله b. Meletakkan tangan kanan pada tangan kiri kemudian diletakkan didada. c. Membaca doa iftitah. d. Membaca istiadzah. e. Mengucapkan amin. f. Membaca surat atau ayat Al Quran. g. Mengeraskan bacaan (menjaharkan bacaan). h. Membaca takbir intiqal. i. Membaca tasbih ketika ruku dan sujud. j. Membaca k. Berdoa ketika duduk diantara dua sujud l. Duduk sejenak waktu bangun dari sujud. m. Duduk iftirasy n. Duduk tawaruk. o. Berdoa setelah membaca shalawat. p. Mengucapkan salam yang kedua. q. Menoleh ke kanan.              •                                •    •  Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam Keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri mesjid) sedang kamu dalam Keadaan junub, terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi. dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, Maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pema’af lagi Maha Pengampun. (Q.S. An Nisa’ : 43) Metode Pembelajaran 4. Diskusi 5. Tanya jawab 6. Inkuiri Langkah-langkah Pembelajaran No. Kegiatan I. Kegiatan awal Guru membimbing siswa konsep thoharoh berdasarkan Q.S Al Maidah:6,Al Nisa’:43 serta cara bersuci dan praktek bersuci berdasarkan Q.S.Al Maidah;62 dan Al Muddatstsir:4 Guru bertanya tentang konsep thoharoh berdasarkan Q.S Al Maidah:6,Al Nisa’:43 serta cara bersuci dan praktek bersuci berdasarkan Q.S.Al Maidah;62 dan Al Muddatstsir:4 II. Kegiatan inti Siswa diajak mengkritisi tentang konsep thoharoh berdasarkan Q.S Al Maidah:6,Al Nisa’:43 serta cara bersuci dan praktek bersuci berdasarkan Q.S.Al Maidah;62 dan Al Muddatstsir:4 yang sesuai dengan Al-Qur’an-Hadits Shahih dan yang tidak sesuai Siswa mempraktekan thoharoh berdasarkan Q.S Al Maidah:6,Al Nisa’:43 serta cara bersuci dan praktek bersuci berdasarkan Q.S.Al Maidah;62 dan Al Muddatstsir:4 yang sesuai dengan Al-Qur’an-Hadits Shahih III. Kegiatan penutup Siswa menyimpulkan Siswa mendapat tugas untuk thoharoh berdasarkan Q.S Al Maidah:6,Al Nisa’:43 serta cara bersuci dan praktek bersuci berdasarkan Q.S.Al Maidah;62 dan Al Muddatstsir:4 yang sesuai dengan Al-Qur’an-Hadits Shahih Media dan Sumber Belajar Sumber: Al Qur’an terjemahan dan hadits Buku Paket Al Islam PP Majlis Dikdasmen Muhammadiyah dan PWM Jatim Alat: Kaset OHP/komputer, LCD, VCD ayat-ayat Bahan: LKS, Bahan Presentasi Penilaian 1. Teknik : tes 3. Soal/ instrumen : No Bentuk penilaian Instrumen Skor 1. Test tulis Jelaskan pengertian thoharoh ? 1 2 Apa yang kamu ketahui dengan najis dan jelaskan tiga najis dalam fiqih dan jelaskan cara mensucikannya 1 3 Jelaskan hadats kecil dan hadats besar serta bagaimana cara bersuci ? 2 4 إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ Terjemahkan 3 Praktek berwudhu 3 Malang, 12 Juli 2011 Mengetahui : Kepala SMK Muhammadiyah 9 Pembuat RPP, Wagir Malang Narwaji, S.Pd Santoko NBM. 1049794 NBM. 977180 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Sekolah : SMK Muhammadiyah 9 Mata Pelajaran : Al Islam (Tarikh) Kelas/ Semester : X/1 Alokasi Waktu : 2 x 45 menit Unit : Standar Kompetensi: Memahami dakwah Rasulullah Kompetensi Dasar : Memahami dakwah Rasulullah periode Makkah Indikator : • Menjelaskan Sejarah kelahiran Rasulullah • Menjelaskan strategi dakwah rasulullah • Menjelaskan Tantangan yang dihadapi nabi Tujuan Pembelajaran Siswa dapat Menceritakan dan mendiskripsikan strategi Dakwah Rasulullah periode Makkah mampu meneladaninya Materi Pembelajaran Sebelum nabi Muhammad saw. lahir, masyarakat Mekkah dikenal dikenal dengan kaum jahiliyah, artinya masyarakat yang bodoh. Kebodohan mereka bukannya tidak mengetahui sesuatu melainkan ketidaktahuan dari segi aqidah sehingga moral dan tingkah laku mereka menjadi tidak manusiawi. Dalam kesehariannya mereka berprinsip bahwa orang yang kuat yang berkuasa dan sebaliknya yang lemah menjadi tertindas dengan menghalalkan segala cara. Cara dakwah Nabi Muhammad SAW di Mekkah Dengan diterimanya wahyu pertama surat Al Alaq 1-5, secara resmi Nabi Muhammad saw. menjadi Rasul yang mempunyai tugas untuk menyampaikan ajaran Islam kepada seluruh umat manusia. Kemudian beliau menerima wahyu kedua, yaitu surat Al Mudatsir, dan mulailah beliau berdakwah secara sembunyi-sembunyi berdasarkan QS. Asy Syuara’ 214 yang artinya : “Dan berilah peringatan keluargamu yang paling dekat”. Mulailah Nabi Muhammad berdakwah kepada keluarga dan sahabat-sahabat terdekatnya. Pusat kegiatan dakwahnya di rumah Al Arqam bin Abil Arqam Al Makhzumi. Akan tetapi kedua pamannya (Abu Thalib dan Abu Lahab) sama sekali tidak mau melepaskan agama nenek moyangnya, bahkan sampai meninggal dunia. Karena menghadapi berbagai tantangan dari kaum Qurais maka Allah memeintahkan nabi dan pengikutnya untuk berhijrah ke Habasyah dan ke thaif Peristiwa Isra mi’raj                        Maha suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha mendengar lagi Maha mengetahui. (Q.S. Al Israa’ : 1) Muhammad Memasuki Madinah Sementara kaum Muslimin Yathrib pada suatu hari sedang menanti-nantikan seperti biasa tiba-tiba datang seorang Yahudi yang sudah mengetahui apa yang sedang mereka lakukan itu berteriak kepada mereka. “Hai, Banu Qaila1 ini dia kawan kamu datang!” Hari Jum’at dan Muhammad berjum’at di Madinah. Di tempat itulah, ke dalam masjid yang terletak di perut Wadi Ranuna itulah kaum Muslimin datang, masing-masing berusaha ingin melihat serta mendekatinya. Mereka ingin memuaskan hati terhadap orang yang selama ini belum pernah mereka lihat, hati yang sudah penuh cinta dan rangkuman iman akan risalahnya, dan yang selalu namanya disebut pada setiap kali sembahyang. Orang-orang terkemuka di Madinah menawarkan diri supaya ia tinggal pada mereka dengan segala persediaan dan persiapan yang ada. Tetapi ia meminta maaf kepada mereka. Kembali ia ke atas unta betinanya, dipasangnya tali keluannya, lalu ia berangkat melalui jalan-jalan di Yathrib, di tengah-tengah kaum Muslimin yang ramai menyambutnya dan memberikan jalan sepanjang jalan yang diliwatinya itu. Seluruh penduduk Yathrib, baik Yahudi maupun orang-orang pagan menyaksikan adanya hidup baru yang bersemarak dalam kota mereka itu, menyaksikan kehadiran seorang pendatang baru, orang besar yang telah mempersatukan Aus dan Khazraj, yang selama itu saling bermusuhan, saling berperang. Tidak terlintas dalam pikiran mereka – pada saat ini, saat transisi sejarah yang akan menentukan tujuannya yang baru itu – akan memberikan kemegahan dan kebesaran bagi kota mereka, dan yang akan tetap hidup selama sejarah ini berkembang. Orang-orang terkemuka di Madinah menawarkan diri supaya ia tinggal pada mereka dengan segala persediaan dan persiapan yang ada. Tetapi ia meminta maaf kepada mereka. Kembali ia ke atas unta betinanya, dipasangnya tali keluannya, lalu ia berangkat melalui jalan-jalan di Yathrib, di tengah-tengah kaum Muslimin yang ramai menyambutnya dan memberikan jalan sepanjang jalan yang diliwatinya itu. Seluruh penduduk Yathrib, baik Yahudi maupun orang-orang pagan menyaksikan adanya hidup baru yang bersemarak dalam kota mereka itu, menyaksikan kehadiran seorang pendatang baru, orang besar yang telah mempersatukan Aus dan Khazraj, yang selama itu saling bermusuhan, saling berperang. Tidak terlintas dalam pikiran mereka – pada saat ini, saat transisi sejarah yang akan menentukan tujuannya yang baru itu – akan memberikan kemegahan dan kebesaran bagi kota mereka, dan yang akan tetap hidup selama sejarah ini berkembang. Metode Pembelajaran  Diskusi  Tanya jawab  Inkuiri Langkah-langkah Pembelajaran No. Kegiatan I. Kegiatan awal Guru membimbing siswa konsep tentang Dakwah Rasulullah Muhammad SAW pada periode Makkah dan mampu meneladaninya Guru bertanya tentang konsep tentang Dakwah Rasulullah Muhammad SAW pada periode Makkah dan mampu meneladaninya II. Kegiatan inti Siswa diajak mengkritisi tentang konsep tentang Dakwah Rasulullah Muhammad SAW pada periode Makkah dan mampu meneladaninya III. Kegiatan penutu Siswa menyimpulkan Siswa mendapat tugas untuk mempresentsaikan Media dan Sumber Belajar Sumber: Al Qur’an terjemahan dan hadits Buku Paket Al Islam PP Majlis Dikdasmen Muhammadiyah dan PWM Jatim Alat: Kaset OHP/komputer,LCD, VCD ayat-ayat yang berhubungan Akhlaq Bahan: LKS, Bahan Presentasi VII. Penilaian 1. Teknik : tes 3. Soal/ instrumen : No Bentuk penilaian Instrumen Skor 1. Test tulis Jelaskan bagaimana dakwah rasulullah ? 1 2 terjemahkan dalil ini سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الأقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا إِنَّه هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ 3 5 Bagaiman cara berdakwah di Madinah 2 Malang, 12 Juli 2011 Mengetahui : Kepala SMK Muhammadiyah 9 Pembuat RPP, Wagir Malang Narwaji, S.Pd Santoko NBM. 1049794 NBM. 977180 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Sekolah : SMK Muhammadiyah 9 Mata Pelajaran : Al Islam (Al Qur’an) Kelas/ Semester : X/2 Alokasi Waktu : 2x 45 menit Unit : Standar Kompetensi : Memahami ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits tentang Musyawarah dan Demokrasi Kompetensi Dasar : Memahami ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits tentang Musyawarah yang terdapat dalam QS. Ali Imran : 159 dan QS Asy-Syura: 38 Indikator : o Membaca QS. Ali Imran : 159 dan QS Asy-Syura: 38 o menyebutkan QS. Ali Imran : 159 dan QS Asy-Syura: 38 o Membaca dan Menyebutkan hadits tentang demokrasi/musyawarah serta menjelaskan isi kandungan hadits tentang demokrasi/musyawarah o menampilkan perilaku hidup demokrasi seperti terkandung dalam ayat dante hadits tersebut dalam kehidupan sehar-hari Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menjelaskan isi kandungan ayat-ayat serta berperilku sesuai dengan ayat dan hadits tentang QS. Ali Imran : 159 dan QS Asy-Syura: 38 Materi Pembelajaran MUSYAWARAH                               •    Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu Berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. karena itu ma’afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, Maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya. (Q.S. Ali Imran : 159) Kewajiban bermusyawarat tentang masalah keduniaan وَ الَّذِينَ اسْتَجَابُوا وَاَقَامُواالصَّلاَةَ وَاَمْرُهُمْ شُورَى بَيْنَهُمْ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarat antara mereka; dan mereka menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka. Metode Pembelajaran 1. Pemodelan 2. Tanya jawab 3. Inkuiri 4. Demonstrasi Langkah-langkah Pembelajaran No. Kegiatan I. Kegiatan awal Guru mendata siswa yang belum bisa membaca Al-Qur’an Guru dan siswa bertanya jawab Al-Qur’an dan Al-Hadits tentang demokrasi/musyawarah II. Kegiatan inti Menjelaskan isi kandungan ayat-ayat serta berperilku sesuai dengan ayat dan hadits tentang musyawarah QS. Ali Imran : 159 dan QS Asy-Syura: 38 III. Kegiatan penutup Siswa menyimpulkan Siswa mendapat tugas untuk mempresentsaikan Media dan Sumber Belajar Sumber: Al Qur’an terjemahan dan hadits Buku Paket Al Islam PP Majlis Dikdasmen Muhammadiyah dan PWM Jatim Alat: Kaset OHP/komputer,LCD, VCD Bahan: LKS, Bahan Presentasi Penilaian 1. Teknik : tes 3. Soal/ instrumen : No Bentuk penilaian Instrumen Skor 1. Test tulis Jelaskan pengertian berkompetnsi dalam kebaikan? 1 Terjemahkan فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللّهِ لِنتَ لَهُمْ وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لاَنفَضُّواْ مِنْ حَوْلِكَ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الأَمْرِ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللّهِ إِنَّ اللّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ 5 Terjemahkan وَ الَّذِينَ اسْتَجَابُوا وَاَقَامُواالصَّلاَةَ وَاَمْرُهُمْ شُورَى بَيْنَهُمْ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ 4 Penilaian Performance demonstrasi Nama siswa :………………………………… No Aspek Penilaian Indikator Deskriptor Skor Diri sendiri Teman Guru 1. Ketram-pilan dalam Mempraktekkan Materi Al-Qur’an dan Hadits tentang memokrasi/musyawarah 1. Lancar 2. Mudah dipahami 3. Efektif 1 1 1 1. Jawaban relevan 2. Jawaban tepat dan jelas 1 1 Instrumen Penilaian No Nama Materi al Qur ’an Komponen Total Ket. 1 2 3 1 Membaca dengan benar 2 Membaca dengan benar 3 Membaca dengan benar 4 Membaca dengan benar Malang, 12 Juli 2011 Mengetahui : Kepala SMK Muhammadiyah 9 Pembuat RPP, Wagir Malang Narwaji, S.Pd Santoko NBM. 1049794 NBM. 977180 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Sekolah : SMK Muhammadiyah 9 Mata Pelajaran : Al Islam (Aqidah) Kelas/ Semester : X/2 Alokasi Waktu : 2X 45 menit Unit : B Standar Kompetensi: Meningkatkan keimanan kepada Malaikat Kompetensi Dasar : Memahami keimanan kepada Malaikat Indikator : 1. Menjelaskan pengertian Malaikat 2. Mnjelaskan nama dan tugas Malaikat 3. Menunjukkan tanda-tanda beriman Malaikat 4. Menunjukkan contoh beriman kepada Malaikat Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menjelaskan pengertian Malaikat, nama dan tugas Malaikat, menunjukkan tanda-tanda beriman Malaikat,Menunjukkan contoh beriman kepada Malaikat Materi Pembelajaran MALAIKAT Malaikat adalah makhluk yang diciptakan Allah dari cahaya dengan wujud dan sifat tertentu.                      •         Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Para Malaikat: “Sesungguhnya aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, Padahal Kami Senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (Q.S. Al Baqarah 30) Contoh perilaku beriman pada Malaikat 1. Selalu berkata yang baik dan kalau tidak bias diam 2. Berperilaku senantiasa mendatangkan manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain 3. Saling tolong menolong 4. Selalu bersyukur bila mendapat nikmat dari Allah 5. Malu berbuat dosa Penerapan berriman kepada malaikat  Gemar sholat berjamaah  Gemar beramal  Gemar menuntut Ilmu  Gemar membaca Al Qur’an Hikmah beriman kepada malaikat 1. Lebih mengenal kebesar dan kekuasaan Allah yang menciptakan dan menugaskan para malaikat 2. Lebih bersyukur kepada Allah 3. Berusaha berbuat kebaikan dan menjauhi kemaksiatan 4. Tidak berperilaku sombong 5. Selalu teringat balasan Allah ketika ketika malaikat mencabut nyawa Metode Pembelajaran Ceramah dan diskusi Tanya jawab Inkuiri Langkah-langkah Pembelajaran No. Kegiatan I. Kegiatan awal Guru mengajak siswa membaca Al-Qur’an Guru dan siswa bertanya jawab tentang Malaikat II. Kegiatan inti Siswa diajak membuat peta konsep tentang pengertian Malaikat, Siswa mendifinisikan masing-masing nama dan tugas Malaikat, tanda-tanda beriman Malaikat Siswa mengembangkan pokok-pokok tentang maksud nama dan tugas Malaikat, tanda-tanda beriman Malaikat III. Kegiatan penutup Siswa menyimpulkan Siswa mendapat tugas untuk mempresentsaikan Media dan Sumber Belajar Sumber: Al Qur’an terjemahan dan hadits Buku Paket Al Islam PP Majlis Dikdasmen Muhammadiyah dan PWM Jatim Alat: Kaset OHP/komputer,LCD, VCD ayat-ayat Bahan: LKS, Bahan Presentasi Penilaian 1. Teknik : tes 3. Soal/ instrumen : No Bentuk penilaian Instrumen Skor Test tulis Jelaskan pengertian Mailakat? 1 Jelaskan 5 tugas Malaikat 5 Terjemahkan وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلاَئِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الأَرْضِ خَلِيفَةً قَالُواْ أَتَجْعَلُ فِيهَا مَن يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاء وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لاَ تَعْلَمُونَ 4 Malang, 12 Juli 2011 Mengetahui : Kepala SMK Muhammadiyah 9 Pembuat RPP, Wagir Malang Narwaji, S.Pd Santoko NBM. 1049794 NBM. 977180 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Sekolah : SMK Muhammadiyah 9 Mata Pelajaran : Al Islam (Akhlaq) Kelas/ Semester : X/2 Alokasi Waktu : 2 x 45 menit Unit : Standar Kompetensi: Membiasakan perilaku terpuji (adab pergaulan dengan teman sebaya dan antara pria dan wanita )dan Menghindari perilaku tercela Kompetensi Dasar : Memahami adab dalam berpakaian, berhias, perjalanan, bertamu dan menerima tamu, adab pergaulan dengan teman sebaya dan antara pria wanita sesuai tuntunan Al-quran dan Hadits. Indikator : o Menjelaskan pengertian adab dalam berpakaian, berhias, perjalanan, bertamu dan menerima tamu, adab pergaulan dengan teman sebaya dan antara pria wanita o Menunjukan dalil tentang adab dalam berpakaian, berhias, perjalanan, bertamu dan menerima tamu, adab pergaulan dengan teman sebaya dan antara pria wanita. o Mempraktikkan adab dalam berpakaian, berhias, perjalanan, bertamu dan menerima tamu, adab pergaunlan dengan teman sebaya dan antara pria wanita sesuai tuntunan Al-quran dan Hadits Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menjelaskan mengerti ,ta’rif Akhlak adab dalam berpakaian, berhias, perjalanan, bertamu dan menerima tamu, adab pergaulan dengan teman sebaya dan antara pria wanita sesuai tuntunan Al-quran dan Hadits. Materi Pembelajaran AKHLAQ Adab Berpakaian           •            26. Hai anak Adam[530], Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. dan pakaian takwa[531] Itulah yang paling baik. yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, Mudah-mudahan mereka selalu ingat. [530] Maksudnya Ialah: umat manusia [531] Maksudnya Ialah: selalu bertakwa kepada Allah. يبنى ءادم خذوا زينتكم عند كلّ مسجد Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid[3], ([3]. Maksudnya: tiap-tiap akan mengerjakan sembahyang atau thawaf keliling Ka’bah atau ibadat-ibadat yang lain.) Aurat yang harus ditutup dalam al Qur’an adalah bagian dari anggota tubuh yang tidak boleh diperlihatkan kepada orang lain. Dalam berpakaian Islam Islam tuntunan sebagai berikut a. Bila mengenakan pakaian hendaknya berdoa b. Dalam berpakaian memulai dari anggota sebelah kanan c. Pakaian bersih dan tidak najis d. Tidak menyerupai lawan jenis Adab Bepergian Dalam peraturan lalulintas di negeri ini harus mematuhi peraturan                               Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. kemudian jika kamu berlainan Pendapat tentang sesuatu, Maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. (Q.S. An Nisaa’ : 59 ) Ajaran Islam mengatur adab berpergian 1. Hendaknya membaca doa (ketika hendak keluar rumah,berada dalam kendaraan, ketika masuk rumah) 2. Hendaknya mohon pamit kepada orang tua 3. Perempuan dimalam hari tidak bepergian sendirian 4. Bila lebih dari satu mengankat salah satu sebagai pimpinan Adab Bertamu/menerima tamu – Adab Bertamu a) Megetuk pintu sambil mengucapkan salam (Q.S Al Nur 61) b) Sebelum tuan rumah mengijinkan tidak boleh masuk c) Jika yang dikunjungi tidak ada tidak boleh masuk d) Berpakaian yang bersih dan sopan – Menerima tamu a) Menjawab salam tamu b) Membeikan izin c) Menghormat tamu dengan baik d) Berpakaian yang bersih dan sopan e) Memberi jamuan – Adab Pergaulan 1. Menguapkan dan menjawab salam 2. Berjabatan tangan 3. Bila bersin mengucapkan Al Hamdulilah 4. Menjenguknya bila ia sakit 5. Mengurus jenazah bila meninggal 6. Saling menasihati 7. Saling menolong 8. Saling menghormati 9. Saling tegur sapa 10. Menghormati yang lebi tua dan menyayangi yang lebih muda Metode Pembelajaran 4. Diskusi 5. Tanya jawab 6. Inkuiri Langkah-langkah Pembelajaran No. Kegiatan I. Kegiatan awal Guru membimbing siswa konsep pengertian a adab dalam berpakaian, berhias, perjalanan, bertamu dan menerima tamu, adab pergaulan dengan teman sebaya dan antara pria wanita Guru bertanya tentang konsep adab dalam berpakaian, berhias, perjalanan, bertamu dan menerima tamu, adab pergaulan dengan teman sebaya dan antara pria wanita II. Kegiatan inti Siswa diajak mengkritisi tentang konsep adab dalam berpakaian, berhias, perjalanan, bertamu dan menerima tamu, adab pergaulan dengan teman sebaya dan antara pria wanita III. Kegiatan penutu Siswa menyimpulkan Siswa mendapat tugas untuk mempresentsaikan Media dan Sumber Belajar Sumber: Al Qur’an terjemahan dan hadits Buku Paket Al Islam PP Majlis Dikdasmen Muhammadiyah dan PWM Jatim Alat: Kaset OHP/komputer,LCD, VCD ayat-ayat Bahan: LKS, Bahan Presentasi Penilaian 1. Teknik : tes 3. Soal/ instrumen : No Bentuk penilaian Instrumen Skor 1. Test tulis Jelaskan adab dalam berpakaian, berhias, perjalanan, bertamu dan menerima tamu, adab pergaulan dengan teman sebaya dan antara pria wanita ? 1 2 Beri harakat dan terjemahkan dalil ini يبنى ءادم قد انزلنا عليكم لباسا يوارىسوءاتكم وريشا ولبا س التقوى ذلك خير ذلك من ءايت الله لعلهم يذكرون (الاعرف:26) ٌ 1 3 Apa yang kamu ketahui akhlaq dan terjemahkan dalil ini يبنى ءادم خذوا زينتكم عند كلّ مسجد 2 4 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ أَطِيعُواْ اللّهَ وَأَطِيعُواْ الرَّسُولَ وَأُوْلِي الأَمْرِ مِنكُمْ terjemahkan 3 5 Jelaskan maksud Q.S. Al Nisa’ 59 3 Malang, 12 Juli 2011 Mengetahui : Kepala SMK Muhammadiyah 9 Pembuat RPP, Wagir Malang Narwaji, S.Pd Santoko NBM. 1049794 NBM. 977180 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Sekolah : SMK Muhammadiyah 9 Mata Pelajaran : Al Islam (Akhlaq) Kelas/ Semester : X/2 Alokasi Waktu : 2 x 45 menit Unit : Standar Kompetensi: Membiasakan perilaku terpuji (adab pergaulan dengan teman sebaya dan antara pria dan wanita )dan Menghindari perilaku tercela Kompetensi Dasar : Memahami perilaku tercela hasad, riya’ dzalim dan diskriminasi Indikator : o Menjelaskan pengertian hasad, riya’ dzalim dan diskriminasi o Menunjukan dalil tentang hasad, riya’ dzalim dan diskriminasi. o Mempraktikkan hasad, riya’ dzalim dan diskriminasi Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menjelaskan dan mengerti pengertian hasad, riya’ dzalim dan diskriminasi,dan menyebutkan contohnya sesuai tuntunan Al-quran dan Hadits. Materi Pembelajaran AKHLAQ A. HASUD      •           Dan bila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka mengatakan: “Kami telah beriman”. dan bila mereka kembali kepada syaitan-syaitan mereka[25], mereka mengatakan: “Sesungguhnya Kami sependirian dengan kamu, Kami hanyalah berolok-olok.” (Q.S. Al Baqarah : 14) Hasud, riya aniaya dan diskriminasi adalah akhlaq madzmudah yang harus dihindari oleh setiap muslim Hasud/hasad adalah iri hati dan tidak senang terhadap orang lain yang memperoleh kenikmatan dari ALLAH                   •     Jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih hati, tetapi jika kamu mendapat bencana, mereka bergembira karenanya. jika kamu bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mereka sedikitpun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu. Sesungguhnya Allah mengetahui segala apa yang mereka kerjakan. (Q.S. Ali Imran 120)   ••                 Ataukah mereka dengki kepada manusia (Muhammad) lantaran karunia yang Allah telah berikan kepadanya? Sesungguhnya Kami telah memberikan kitab dan Hikmah kepada keluarga Ibrahim, dan Kami telah memberikan kepadanya kerajaan yang besar.(Q.S. An Nisaa’ : 54) Iri hati menimbulkan 1. Menghapus perbuatan baik seseorang 2. Menjadikan orang kufur nikmat 3. Menimbulkan benih kekufuran dalam hati 4. Merusak persahabatan dan menimbulkan permusuhan B. RIYA Riya adalah lawan dari ikhlas yaitu melakukan amalan bukan karena ALLAH tetapi ingin dipuji oleh orang lain / pamrih •             ••       142. Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka[364]. dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali. (QS. An Nisaa : 142) Dampak negatif riya 1. Mendorong seseorang melalakukan hal-hal yang diharamkan ALLAH 2. Menghapus keikhlasan 3. Menimbulkan syirik kecil 4. Mengurangi pahala shalat 5. Malas melakukan sesuatu bila tidak dilihat orang C. SIFAT ANIAYA DAN DISKRIMINASI Aniaya atau Dhalim adalah perbuatan yang tidak pada tempatnya atau mengurangi hak orang lain Dampak aniaya: a. Tidak disukai dan dikucilkan masyarakat b. Menimbulkan kerugian Diskriminasi Adalah setiap pembatasan, pelecehan atau pengucilan yang langsung atau tidak langsung yang didasarkan pada perbedaan status social, jenis kelamin, warna kulit. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ كُونُواْ قَوَّامِينَ لِلّهِ شُهَدَاء بِالْقِسْطِ وَلاَ يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَى أَلاَّ تَعْدِلُواْ اعْدِلُواْ هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَى وَاتَّقُواْ اللّهَ إِنَّ اللّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Q.S. Al Maaidah : 8 ) Metode Pembelajaran Diskusi Tanya jawab Inkuiri Langkah-langkah Pembelajaran No. Kegiatan I. Kegiatan awal Guru membimbing siswa konsep pengertian hasad, riya’ dzalim dan diskriminasi Guru bertanya tentang konsep pengertian akhlak hasad, riya’ dzalim dan diskriminasi II. Kegiatan inti Siswa diajak mengkritisi tentang konsep pengertian hasad, riya’ dzalim dan diskriminasi III. Kegiatan penutup Siswa menyimpulkan Siswa mendapat tugas untuk mempresentsaikan Media dan Sumber Belajar Sumber: Al Qur’an terjemahan dan hadits Buku Paket Al Islam PP Majlis Dikdasmen Muhammadiyah dan PWM Jatim Alat: Kaset OHP/komputer, LCD, VCD ayat-ayat Bahan: LKS, Bahan Presentasi Penilaian 1. Teknik : tes 3. Soal/ instrumen : No Bentuk penilaian Instrumen Skor 1. Test tulis Jelaskan tentang hasad, riya’ dzalim dan diskriminasi? 1 2 terjemahkan dalil ini وَإِذَا لَقُواْ الَّذِينَ آمَنُواْ قَالُواْ آمَنَّا وَإِذَا خَلَوْاْ إِلَى شَيَاطِينِهِمْ قَالُواْ إِنَّا مَعَكْمْ إِنَّمَا نَحْنُ مُسْتَهْزِئُونَ 1 3 terjemahkan dalil ini إِنَّ الْمُنَافِقِينَ يُخَادِعُونَ اللّهَ وَهُوَ خَادِعُهُمْ وَإِذَا قَامُواْ إِلَى الصَّلاَةِ قَامُواْ كُسَالَى يُرَآؤُونَ النَّاسَ وَلاَ يَذْكُرُونَ اللّهَ إِلاَّ قَلِيلاً 2 4 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ كُونُواْ قَوَّامِينَ لِلّهِ شُهَدَاء بِالْقِسْطِ وَلاَ يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَى أَلاَّ تَعْدِلُواْ اعْدِلُواْ هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَى وَاتَّقُواْ اللّهَ إِنَّ اللّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ terjemahkan 3 5 Jelaskan dampak sosial dalam diskriminasi 3 Malang, 12 Juli 2011 Mengetahui : Kepala SMK Muhammadiyah 9 Pembuat RPP, Wagir Malang Narwaji, S.Pd Santoko NBM. 1049794 NBM. 977180 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Sekolah : SMK Muhammadiyah 9 Mata Pelajaran : Al Islam (Fiqih) Kelas/ Semester : X/2 Alokasi Waktu : 2 x 45 menit Unit : Standar Kompetensi : Memahami ketentuan; shalat fardu dalam berbagai hal ; shalat berjamaah;zakat, haji dan wakaf Kompetensi Dasar : Memahami ketentuan; shalat fardu dalam berbagai hal Indikator : o Menjelaskan ketentuan shalat berjamah o Menjelaskan ketentuan shalat ketika safar o Menjelaskan ketentuan shalat ketika khouf o Membiasakan shalat berjamaah Tujuan Pembelajaran Siswa dapat menjelaskan pengertian kedudukan ketentuan shalat berjamah, shalat ketika safar,shalat ketika khouf, Membiasakan shalat berjamaah Materi Pembelajaran Sholat Jama’ah الجماعة Kata jama’ah الجماعة artinya kumpul.Shalat berjama’ah ialah shalat yang dikerjakan secara bersama-sama oleh dua orang atau lebih,salah satu dari mereka menjadi imam sedangkan yang lain menjadi makmum. Shalat berjama’ah boleh dikerjakan paling sedikit dua orang,dapat dikerjakan di rumah,disurau,di masjid atau ditempat lain yang memenuhi syarat untuk di tempati mengerjakan shalat. Hukum shalat berjama’ah adalah sunnah muakad (sunnah yang dikuatkan) artinya shalat secara berjama’ah sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW terutama bagi kaum laki-laki. صلاة الجماعة تفضل على صلاة الفذّ بسبع وعشرين درجة (رواه البخارى و مسلم) Artinya : Shalat jamaah melebihi keutamaan dibandingkan shalat yang dilakukan secara sendirian 27 derajat (HR Bukhari dan Muslim) صلّوا ايّها النّاس فى بيوتكم فانّ افضل الصّلاة صلاة المرء فى بيته الاّ المكتوبة (متفق عليه) Artinya : Wahai manusia shalatlah kamu di rumah masing-masing, sesungguhnya sebaik-baik shalat ialah shalat seseorang di rumahnya kecuali shalat lima waktu.(HR Al Bukhari dan Muslim). وَأَطِيعُواْ اللّهَ وَالرَّسُولَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ Dan taatilah Allah dan Rasul, supaya kamu diberi rahmat. (Q.S. Ali Imran : 132) Sholat Khouf Ketentuan Sholat khouf terdapat dalam Q.S.4:102 وَإِذَا كُنتَ فِيهِمْ فَأَقَمْتَ لَهُمُ الصَّلاَةَ فَلْتَقُمْ طَآئِفَةٌ مِّنْهُم مَّعَكَ وَلْيَأْخُذُواْ أَسْلِحَتَهُمْ فَإِذَا سَجَدُواْ فَلْيَكُونُواْ مِن وَرَآئِكُمْ وَلْتَأْتِ طَآئِفَةٌ أُخْرَى لَمْ يُصَلُّواْ فَلْيُصَلُّواْ مَعَكَ وَلْيَأْخُذُواْ حِذْرَهُمْ وَأَسْلِحَتَهُمْ وَدَّ الَّذِينَ كَفَرُواْ لَوْ تَغْفُلُونَ عَنْ أَسْلِحَتِكُمْ وَأَمْتِعَتِكُمْ فَيَمِيلُونَ عَلَيْكُم مَّيْلَةً وَاحِدَةً وَلاَ جُنَاحَ عَلَيْكُمْ إِن كَانَ بِكُمْ أَذًى مِّن مَّطَرٍ أَوْ كُنتُم مَّرْضَى أَن تَضَعُواْ أَسْلِحَتَكُمْ وَخُذُواْ حِذْرَكُمْ إِنَّ اللّهَ أَعَدَّ لِلْكَافِرِينَ عَذَابًا مُّهِينًا Dan apabila kamu berada di tengah-tengah mereka (sahabatmu) lalu kamu hendak mendirikan shalat bersama-sama mereka, maka hendaklah segolongan dari mereka berdiri (shalat) besertamu dan menyandang senjata, kemudian apabila mereka (yang shalat besertamu) sujud (telah menyempurnakan serakaat), maka hendaklah mereka pindah dari belakangmu (untuk menghadapi musuh) dan hendaklah datang golongan yang kedua yang belum bershalat, lalu bershalatlah mereka denganmu, dan hendaklah mereka bersiap siaga dan menyandang senjata. Orang-orang kafir ingin supaya kamu lengah terhadap senjatamu dan harta bendamu, lalu mereka menyerbu kamu dengan sekaligus. Dan tidak ada dosa atasmu meletakkan senjata-senjatamu, jika kamu mendapat sesuatu kesusahan karena hujan atau karena kamu memang sakit; dan siap-siagalah kamu. Sesungguhnya Allah telah menyediakan adzab yang menghinakan bagi orang-orang kafir itu. (Q.S. An Nisaa’ : 102) Sholat safar Orang dalam keadaan bepergian tetap wajib melaksanakan Sholat dengan cara di jamak Secara bahasa jamak artinya mengumpulkan,sedangkan menurut istilah ialah mengumpulkan dua shalat fardu yang dilakukan secara berurutan dalam satu waktu.Contohnya shalat zhuhur dan ashar dikerjakan pada waktu zhuhur atau pada waktu ashar. Macam-macam shalat jamak 1. Jamak taqdim adalah menjama’ shalat yang dikerjakan pada waktu yang lebih awal.Contoh shalat zhuhur dan ashar dijama’ dan dikerjakan pada waktu zhuhur. Syaratnya : a. Dimulai dengan shalat pertama (zuhur dahulu baru asar atau magrib dahulu baru isya’. b. Harus dengan niat menjamak takdim,untuk membedakan antara shalat fardhu biasa dengan shalat jamak c. Kedua shalat(misalnya zhuhur dengan ashar) di kerjakan di waktu zhuhur secara berturut-turut,zhuhur dahulu baru asar tidak disela dengan zikir. 2. Jamak ta’khir adalah menjama’ shalat dikerjakan pada waktu yang akhir.Contoh menjama’ shalat zhuhur dan ashar yang dikerjakan pada waktu ashar. Syaratnya : a. Setelah tiba waktu shalat yang pertama harus berniat untuk menjama’ takhir sehingga tidak terkesan mengabaikan shalat b. Kedua shalat (misalnya zhuhur dengan ashar) dikerjakan di waktu ashar secara berturut-turut tanpa disela dengan zikir Metode Pembelajaran  Diskusi  Tanya jawab  Inkuiri Langkah-langkah Pembelajaran No. Kegiatan I. Kegiatan awal Guru membimbing siswa konsep ketentuan shalat berjamah dan menjelaskan ketentuan shalat ketika safar dan shalat khouf Guru bertanya tentang konsep pengertian kedudukan ketentuan shalat berjamah dan menjelaskan ketentuan shalat ketika safar dan shalat khouf II. Kegiatan inti Siswa diajak mengkritisi tentang konsep ketentuan shalat berjamah dan menjelaskan ketentuan shalat ketika safar dan shalat khouf III. Kegiatan penutup Siswa menyimpulkan Siswa mendapat tugas untuk mempresentsaikan Media dan Sumber Belajar Sumber: Al Qur’an terjemahan dan hadits Buku Paket Al Islam PP Majlis Dikdasmen Muhammadiyah dan PWM Jatim Alat: Kaset OHP/komputer,LCD, VCD ayat-ayat Bahan: LKS, Bahan Presentasi Penilaian 1. Teknik : tes 3. Soal/ instrumen : No Bentuk penilaian Instrumen Skor 1. Test tulis Jelaskan pengertian shalat berjamah, ? 1 2 Jelaskan shalat ketika safar? 1 3 Apa yang kamu ketahui shalat khouf, 2 4 صلاة الجماعة تفضل على صلاة الفذّ بسبع وعشرين درجة (رواه البخارى و مسلم) Terjemahkan dan beri harakah 3 5 Terjemahkan dan beri harakah صلّوا ايّها النّاس فى بيوتكم فانّ افضل الصّلاة صلاة المرء فى بيته الاّ المكتوبة (متفق عليه) 3 Malang, 12 Juli 2011 Mengetahui : Kepala SMK Muhammadiyah 9 Pembuat RPP, Wagir Malang Narwaji, S.Pd Santoko NBM. 1049794 NBM. 977180 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Sekolah : SMK Muhammadiyah 9 Mata Pelajaran : Al Islam (Fiqih) Kelas/ Semester : X/2 Alokasi Waktu : … x 45 menit Unit : Standar Kompetensi : Memahami ketentuan; shalat fardu dalam berbagai hal ; shalat berjamaah;zakat, haji dan wakaf Kompetensi Dasar : Memahami ketentuan zakat, haji dan wakaf Indikator : o Menjelaskan tentang zakat o Menyebutkan macam-macam zakat, o Menjelaskan haji o Menjelaskan wakaf Tujuan Pembelajaran o Siswa dapat menjelaskan,menyebut ,menerapkan Menjelaskan tentang zakat, haji dan wakaf macam-macam zakat, menjelaskan haji,menjelaskan wakaf Materi Pembelajaran Zakat Zakat berasal dari kata tazkiyah yang berarti mensucikan harta benda yang dimiliki.Sedangkan zakat menurut bahasa (lugah) berarti kesuburan (namu),kesucian (taharah) atau keberkatan (barakah).dan zakat menurut istilah adalah mengeluarkan sebagian harta bagi seorang muslim untuk diserahkan kepada kelompok t ertentu,mustahiqnya atau orang yang berhak menerimanya dengan persyaratan tertentu yang telah ditetapkan agama.Zakat juga mengandung arti barakah yaitu setiap harta benda yang dikeluarkan zakatnya mengandung berkah dan kebajikan,baik bagi hartanya maupun orang yang mengeluarkannya.    •    Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku’. (Q.S. Al Baqarah : 43) MACAM-MACAM ZAKAT Zakat dibagi menjadi dua macam yaitu: a. Zakat mal (zakat harta),seperti emas,binatang,pertanian,dan lain sebagainya. b. Zakat nafsi (zakat diri),yaitu zakat fitrah yang dibayarkan setelah selesai HIKMAH FUNGSI ZAKAT Ada dua hikmah zakat,pertama terhadap yang berzakat dan kedua bagi sosial. a)bagi yang berzakat,berfungsi sebagai: melaksanakan kewajiban sebagai seorang muslim dan sebagai tanda ucapan syukur kepada Allah SWT. mensucikan harta yang diamanahkan Allah SWT. Menghilangkan sifat kikir dan tamak. b)bagi sosial berfungsi meliputi: meringankan beban orang lain yang membutuhkan. Menumbuhkan sikappersaudaraan antara muslim. Memberi ketentraman bagi orang yang baru memeluk agama Islam. Menunjang suksesnya pembangunan sarana umat Islam. Mengurangi tingkat kejahatan dalam masyarakat dsb. HAJI 1.Pengertian Haji a) Menurut Bahasa =berziarah , mengunjungi , atau menuju. b) Menurut Istilah =mengunjungi ka’bah di Makkah , dengan niat , waktu , dan cara tertentu. Mengerjakan haji hukumnya wajib sekali seumur hidup bagi orang yg mampu pergi ke Makkah. 2. Syarat Haji a) Beragama islam b) Berakal c) Baligh d) Mampu 3.Rukun dan Wajib Haji a)Rukun Haji *Ihram *Hadir di padang arafah,tanggal 9 dzulhijjah-10 dzulhijjah *Thawaf,mengelilingi Ka’bah *Sa’i,berlari kecil dari bukit sofa ke bukit marwah *Mencukur rambut walau hanya 3 helai *Tertib b)Wajib Haji *Ihram dari miqat *Berada di muzdhalifah sesudah tengah malam hari raya haji *Melontar jumrah aqobah *Melontar 3 jumrah tiap hari tgl 11,12,dan 13 dzukhijjah *Bermalam di mina *Thawaf wada’,thawaf sewaktu meninggalkan kota Makkah *Menjauhkan dari segala larangan              •                                •    • Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam Keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri mesjid) sedang kamu dalam Keadaan junub[301], terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi. dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, Maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pema’af lagi Maha Pengampun. (Q.S. An Nisaa’ : 43) Wakaf Wakaf menurut bahasa menahan. Maksudnya menghentikan perpindahan hak milik atas harta yang bermanfaat dan tahan lama dengan menyerahkan kepada pengelolah(Nadzir)             •    Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. dan apa saja yang kamu nafkahkan Maka Sesungguhnya Allah mengetahuinya. (Q.S. Ali Imran : 92) Hikmah wakaf a. Merupakan amal sholeh b. Mengurangi kesenjangan social serta untuk kemaslahatan umat Metode Pembelajaran Diskusi Tanya jawab Inkuiri Langkah-langkah Pembelajaran No. Kegiatan I. Kegiatan awal Guru membimbing siswa konsep zakat, haji dan wakaf Guru bertanya tentang konsep zakat, haji dan wakaf II. Kegiatan inti Siswa diajak mengkritisi tentang konsep zakat, haji dan wakaf yang sesuai dengan Al-Qur’an-Hadits Shahih dan yang tidak sesuai Siswa mempraktekan zakat, haji dan wakaf yang sesuai dengan Al-Qur’an-Hadits Shahih III. Kegiatan penutup Siswa menyimpulkan Siswa mendapat tugas untuk praktek zakat dan wakaf yang sesuai dengan Al-Qur’an-Hadits Shahih Media dan Sumber Belajar Sumber: Al Qur’an terjemahan dan hadits Buku Paket Al Islam PP Majlis Dikdasmen Muhammadiyah dan PWM Jatim Alat: Kaset OHP/komputer,LCD, VCD ayat-ayat Bahan: LKS, Bahan Presentasi Penilaian 1. Teknik : tes 3. Soal/ instrumen : No Bentuk penilaian Instrumen Skor 1. Test tulis Jelaskan pengertian dan macam-macam zakat? 1 2 Apa yang kamu ketahui dengan zakat, haji dan wakaf fiqih 1 3 Jelaskan macam-macam haji ? 2 4 لَن تَنَالُواْ الْبِرَّ حَتَّى تُنفِقُواْ مِمَّا تُحِبُّونَ وَمَا تُنفِقُواْ مِن شَيْءٍ فَإِنَّ اللّهَ بِهِ عَلِيمٌ Terjemahkan 3 Praktek menjadi panitia zakat 3 Malang, 12 Juli 2011 Mengetahui : Kepala SMK Muhammadiyah 9 Pembuat RPP, Wagir Malang Narwaji, S.Pd Santoko NBM. 1049794 NBM. 977180 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Sekolah : SMK Muhammadiyah 9 Mata Pelajaran : Al Islam (Tarikh) Kelas/ Semester : X/2 Alokasi Waktu : …x 45 menit Unit : Standar Kompetensi: Memahami keteladanan dakwah Rasullullah dalam periode Madinah dan perkembangan Islam masa khulafaurrasyidin, Bani Umayah, dan Bani Abbasiyah Kompetensi Dasar : Memahami dakwah Rasulullah SAW periode Madinah Indikator : • Menjelaskan Sejarah kelahiran Rasulullah • Menjelaskan strategi dakwah rasulullah • Menjelaskan Tantangan yang dihadapi nabi Tujuan Pembelajaran Siswa dapat Menceritakan dan mendiskripsikan strategi Dakwah Rasulullah periode madinah mampu meneladaninya Materi Pembelajaran Dakwah Rasulullah berkembang pesat sejak rasulullah di Madinah. Untuk membangun pondasi Rasulullah menempuh beberapa langkah: 1. Mendirikan Masjid 2. Membangun ukhuwah Islamiyah 3. Membangun Kesepakatan berrsama non Muslim 4. Mendirikan Darul Qur’an 5. Melakukan ekspedisi keluar 6. Menghadapi peprangan 7. Perjanjian Hudaibiyah Metode Pembelajaran  Diskusi  Tanya jawab  Inkuiri Langkah-langkah Pembelajaran No. Kegiatan I. Kegiatan awal Guru membimbing siswa konsep tentang Dakwah Rasulullah Muhammad SAW pada periode Madinah dan mampu meneladaninya Guru bertanya tentang konsep tentang Dakwah Rasulullah Muhammad SAW pada periode Madinah dan mampu meneladaninya II. Kegiatan inti Siswa diajak mengkritisi tentang konsep tentang Dakwah Rasulullah Muhammad SAW pada periode Madinah dan mampu meneladaninya III. Kegiatan penutup Siswa menyimpulkan Siswa mendapat tugas untuk mempresentsaikan Media dan Sumber Belajar Sumber: Al Qur’an terjemahan dan hadits Buku Paket Al Islam PP Majlis Dikdasmen Muhammadiyah dan PWM Jatim Alat: Kaset OHP/komputer,LCD, VCD ayat-ayat yang berhubungan Akhlaq Bahan: LKS, Bahan Presentasi I. Penilaian 1. Teknik : tes 3. Soal/ instrumen : No Bentuk penilaian Instrumen Skor 1. Test tulis Jelaskan bagaimana dakwah rasulullah di Madinah ? 1 2 Jelaskan langkah yang di tempuh Rasulullah 3 5 Bagaiman cara berdakwah di Madinah 2 Malang, 12 Juli 2011 Mengetahui : Kepala SMK Muhammadiyah 9 Pembuat RPP, Wagir Malang Narwaji, S.Pd Santoko NBM. 1049794 NBM. 977180 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Sekolah : SMK Muhammadiyah 9 Mata Pelajaran : Al Islam (Tarikh) Kelas/ Semester : X/2 Alokasi Waktu : 2 x 45 menit Unit : Standar Kompetensi: Memahami keteladanan dakwah Rasullullah dalam periode Madinah dan perkembangan Islam masa khulafaurrasyidin, Bani Umayah, dan Bani Abbasiyah Kompetensi Dasar : Memahami Islam pasca Rasullullah Indikator : o Menjelaskan perkembangan Islam pada masa Khulafaurrasidin o Menjelaskan perkembangan Islam pada masa Bani Umayah o Menjelaskan perkembangan Islam pada masa Bani Abbasiyah Tujuan Pembelajaran Siswa dapat Menceritakan dan mendiskripsikan perkembangan Islam pada masa Khulafaurrasidin perkembangan Islam pada masa Bani Umayah,menjelaskan perkembangan Islam pada masa Bani Abbasiyah Materi Pembelajaran Khulafaurrasyidin memiliki pengertian orang-orang yang terpilih dan mendapat petunjuk menjadi pengganti Nabi Muhammad SAW setelah beliau wafat tetapi bukan sebagai nabi atau pun rasul. Khulafaurrasyidin berasal dari kata khalifah yang artinya pengganti dan Ar rasidin yang artinya orang-orang yang mendapatkan petunjuk. Pedoman yang dijadikan pegangan untuk memimpin Islam adalah Al-Quran dan Sunah Al-Hadits. Setelah kekhalifahan khulafaur rasyidin berakhir maka sistem khalifah diganti sistem kerajaan Islam oleh bani umaiyah. Khulafaur Rasyidin memiliki empat / 4 khalifah, yaitu : 1. Abu Bakar Ash Siddiq a.Masa Pemerintahan : 11 – 13 Hijriah / 632 – 634 Masehi b.Nama lengkapnya adalah Abdullah bin Abu Quhafah bin Usman bin Amir c.Abu Bakar Ash Siddiq adalah orang yang pertama kali memeluk Islam di luar keluarga/ rumah tangga Rasulullah. d.Prestasi Abu Bakar As Shiddiq : 1. Memperluas daerah Islam 2. Menghadapi orang murtad dan orang yang tidak membayar zakat 3. Memberantas orang-orang yang menganggapnya sebagai nabi 4. Mengumpulkan ayat-ayat suci al-quran yang disalin menjadi mushaf 2. Umar Bin Khattab Nama lengkapnya adalah Umar bin Khatab bin Nufail Al-Qurasyi Al-Adawi (40 SH-23 H/584-644 M) dipanggil dengan Abu Hafsh 1.Masa Pemerintahan : 13 – 23 H / 634 – 644 M 2.Termasuk orang yang pertama masuk Islam / Assabiquunal Awwaluun 3.Meninggal dibunuh Abu Luk-luk dan Persia dan Yahudi 4.Prestasi Umar bin Khatab a. Perluasan daerah kekuasaan Islam b. Membangun pemerintahan Islam c. Mengumpulkan tulisan-tulisan ayat suci Al-Qur’an yang tersebar 3. Utsman bin Affan Nama lengkapnya adalah Usman bin Affan bin Abul `Ash bin Umaiyah 1. Masa Pemerintahan : 23 – 35 H / 644 – 656 M 2.Julukan : Dzunnurain Walhijratain = Memiliki dua cahaya dan dua kali hijrah ke Habsy dan Madinah. 3.Prestasi Usman bin Affan : a. Memperluas daerah kekuasaan Islam b. Membangun angkatan laut c. Penulisan ayat-ayat suci Al-Quran 4. Ali bin Abi Thalib Nama lengkapnya adalah Ali bin Abu Thalib bin Abdul Muthalib Al-Hasyimi Al-Qurasyi 1. Masa Pemerintahan : 36 – 41 H / 656 – 661 M 2. Sebutan lainnya adalah Sayyidina Ali 3. Saudara Sepupu Nabi Muhammad SAW 4. Prestasi Ali bin Abi Tholib : a. Membasmi pembangkang kekhalifahan b. Memecat gubernur yang diangkat khalifah sebelumnya Dinasti Bani Umayyah Latar belakang berdirinya Dinasti Bani Umayyah berawal dari peristiwa ‘Amul Jamaah (Tahun Persatuan ummat Islam) di Maskin dekat Madain, Kuffah pada tahun 41 H/ 661 M. Peristiwa itu ditandai dengan prosesi penyerahan kekuasaan dari tangan Hasan bin Ali kepada Muawiyah bin Abu Sofyan selama 6 bulan. Selain itu, peristiwa tersebut mengandung makna penting dalam proses perjalanan sejarah politik ummat Islam, karena saat itu merupakan masa peralihan dari pemerintahan yang bersifat demokratis menjadi monarchi heridities yang berarti setiap kebijakannya absolut/ mutlak dan secara turun-menurun. A. Pembangunan Daulah Bani Abbas Pemerintahan Bani Abbasiyah merupakan kelanjutan dari pemerintahan Daulah Bani Umaiyah yang telah runtuh di damaskus. Dinamakan kekhalifahan Abbasiyah karena para pendiri dan penguasa daulah ini adalah keturunan Abbas, paman Nabi saw. Keluarga Abbas, Imam Muhammad bin Ali berpendapat bahwa pemindahan kekuasaan dari keluarga yang satu ke keluarga yang lain, harus memiliki kesiapan jiwa dan semangat rakyat. Dia menyadari bahwa perubahan secara tiba-tiba bisa berakhir dengan kegagalan. Oleh karena itu, sangat diperlukan pemikiran yang dapat memperhitungkan keadaan dalam memperlancar propaganda dengan atas nama orang yang terpilih dari keluarga Nabi Muhammad. Dinasty Bani Abbasiyah berkuasa selama lebih kurang lima setengah abad, mulai 132-656 H/ 750-1258 M. pusat pemerintahannya di kota Bagdad. Di antara para tokoh pendiri Daulah Bani Abbasiyah : 1. Muhammad bin Ali 2. Ibrahim bin Muhammad bin Ali 3. Abul Abbas al Saffah 4. Abu Jakfar Al Manshur 5. Abu Muslim Al Khurasani Metode Pembelajaran  Diskusi  Tanya jawab  Inkuiri Langkah-langkah Pembelajaran No. Kegiatan I. Kegiatan awal Guru membimbing siswa konsep tentang perkembangan Islam pada masa Khulafaurrasidin,perkembangan Islam pada masa Bani Umayah, perkembangan Islam pada masa Bani Abbasiyah Guru bertanya tentang konsep tentang perkembangan Islam pada masa Khulafaurrasidin,perkembangan Islam pada masa Bani Umayah, perkembangan Islam pada masa Bani Abbasiyah II. Kegiatan inti Siswa diajak mengkritisi tentang konsep tentang perkembangan Islam pada masa Khulafaurrasidin,perkembangan Islam pada masa Bani Umayah, perkembangan Islam pada masa Bani Abbasiyah III. Kegiatan penutup Siswa menyimpulkan Siswa mendapat tugas untuk mempresentsaikan Media dan Sumber Belajar Sumber: Al Qur’an terjemahan dan hadits Buku Paket Al Islam PP Majlis Dikdasmen Muhammadiyah dan PWM Jatim Alat: Kaset OHP/komputer,LCD, VCD ayat-ayat yang berhubungan Akhlaq Bahan: LKS, Bahan Presentasi Penilaian 1. Teknik : tes 3. Soal/ instrumen : No Bentuk penilaian Instrumen Skor 1. Test tulis Jelaskan bagaimana perkembangan Islam pada masa Khulafaurrasidin? 1 2 Jelaskan bagaimana perkembangan Islam pada masa Bani Umayah 3 5 Jelaskan bagaimana perkembangan Islam pada masa Bani Abbasiyah 2 Malang, 12 Juli 2011 Mengetahui : Kepala SMK Muhammadiyah 9 Pembuat RPP, Wagir Malang Narwaji, S.Pd Santoko NBM. 1049794 NBM. 977180

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s